Makanan Sehat yang Tidak Sehat
Seperti yang sudah kau tau, Temans, selain olahraga makanan sehat sangat mempengaruhi kondisi tubuh kita. Jika kita memiliki pola makan yang baik, bisa dipastikan tubuhpun pasti dalam kondisi baik dan prima. Karena kesehatan dipengaruhi oleh pola makan dan makanan sehat jelas mempengaruhi kualitas hidup.
Karena perkembangan jaman dan padatnya kegiatan, maka sudah menjadi gaya hidup para urban untuk selalu memilih menyantap makanan yang cepat saji di restoran. Tetapi makan di restoran cepat saji setiap hari akan berakibat buruk pada ketebalan dompet kita, Teman. Apalagi bagi orang fakir seperti saya, ehem! (sekalian curhat).
Bahwa pola makan yang buruk menjadi salah satu penyebab berbagai penyakit berbahaya seperti Obesitas, Hipertensi, Kolesterol, Diabetes, Jantung dan masih banyak penyakit lainnya, itu sudah kita ketahui bersama. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan akan ada lebih dari 20 juta penderita Diabetes pada tahun 2030 nanti (semoga disitu tidak termasuk saya, kamu dan keluarga kita). Di samping itu, ada sebanyak 6 juta wanita Indonesia menderita Obesitas (semoga disini saya, kamu dan keluarga kita juga tidak ada). Fakta lain yang lebih mengkhawatirkan, penyakit Jantung disinyalir menjadi pembunuh nomor satu di dunia (aku ingin mati baik-baik saja, ketika sedang sujud dalam tahajud kalo bisa dan nggak perlu ngerepotin keluarga).
Taukah engkau apa sebabnya? Pola makan yang buruk alias tidak memakan makanan sehat. (Sungguh, dalam hati kubertanya-tanya, sudahkah aku menyantap makanan sehat selama ini?)
Tapi jangan kaget, ada makanan sehat yang tidak sehat karena bisa bikin gemuk dan nambahi penyakit lain lho! Ada makanan yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan tapi tetap berpotensi membuat dikau makan lebih banyak. Mau tau?
Ini dia:
1. Soda diet.
Alhamdulillah, puji syukur ku panjatkan ke hadirat Allah, karena aku tidak perlu diet-dietan salah kaprah. Berbulu tapi jarang, dari dulu hingga sekarang, berat badanku selalu berkisar dari 45 ke 48 kg saja. Hingga aku nggak perlu minum soda diet segala macam.
Soda diet dapat menghilangkan konsumsi kalori cair dalam jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang akan menyebabkan dikau ingin makan berlebih. Sebuah studi yang dilakukan Universitas of Texas, dimana aku tidak tercatat sebagai mahasiswinya, dari setiap kaleng yang dikonsumsi mengandung resiko seseorang akan memiliki peningkatan berat badan berlebih hingga 41% dan studi lain yang dilakukan universitas lain mengungkapkan lebih tinggi 61% beresiko dihajar penyakit jantung.
Takut? Maka lupakanlah si soda, perbanyak minum air putih. Bosan? Beri sedikit perasan jeruk lemon sebagai penambah rasa. Top? Gw gitu loh....
2. Pemanis buatan.
Dikau pasti tau, kebanyakan gula sangat tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Karena itulah, beberapa teman kita ingin menggantinya dengan pemanis buatan, bukan? Pemanis buatan memiliki kalori lebih rendah dibanding gula. Namun para peneliti (bukan gw, sumpah!) menemukan, manisnya pemanis buatan mengakibatkan seseorang terdorong untuk memakan lebih banyak makanan manis lain.
Kenapa? Karena seperti si soda diatas, pemanis buatan "menipu" tubuh dan membuatnya berfikir sudah mendapatkan asupan kalori. Ketika tubuh kemudian menyadari tidak mendapat asupan kalori yang cukup, maka tubuh mencari sumber kalori yang lain. Gemuk lagi deh...
So, gimana solusinya? Pakai madu murni, dia adalah pemanis alami dengan kalori yang lebih bersahabat
3. Sereal dengan serat tinggi.
Sereal yang mengklaim mempunyai serat yang tinggi terindikasi juga mengandung gula berlebih yang berasal dari berbagai sumber. Bayangkan jika tubuh kita berhasil dilangsingkan oleh sereal tapi terancam serangan diabetes type 2 karena si sereal disertai banyak gula yang berkontribusi menambahi kadar gula dalam darah kita.
Gimana, dong? Ketika membeli sereal, periksa labelnya: jika ada corn syrup, gula putih atau brown sugar, madu dan gula tebu, batalkan! Mending beli DVD bajakan..oooppss! Karena selaindari yang tertulis disitu, gula juga dapat berasal dari buah-buahan kering yang ada salam kemasan. Nah loh!
4. Frozen yogurt.
Nenek-nenek kekar mantan pegulat juga tau kalo yogurt itu bagus untuk usus, membantu kelancaran pencernaan karena mengandung prebiotik alias mikroflora alias bakteri baik dan bagus untuk kekebalan tubuh. Banyak yang mengira yogurt bisa melangsingkan tubuh. Anda juga? Padahal, menurut Marudut, ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia , pada dasarnya yogurt tidak bisa melangsingkan. "Itu hanya sugesti saja. Karena pencernaan lebih lancar, jadi terasa lemaknya terbuang," katanya. Ow..ow...
Karena banyak jenis yogurt, mari kita bahas frozen yogurt saja. Kubaca di Kompas Female, dari manfaat yang kusebutkan tadi, bukan berarti produk ini mempunyai manfaat serupa. Frozen yogurt tidak mengandung bakteri baik untuk kesehatan usus bahkan beliau ini mengandung lemak dan kalori yang sama dengan es krim.
Jadi? Minumlah yogurt murni yang memiliki kandungan baik untuk usus!
Yogurt murni bagus untuk diet dan aman dikonsumsi setiap hari. Konsumsilah yogurt dua kali sehari saat sarapan (dengan topping buah) dan makan malam sebanyak 200 mg per sekali makan. Boleh juga sebagai cemilan dengan takaran yang sama. Tetapi bagi yang menderita maag akut, tidak disarankan untuk menyantap yogurt saat sarapan karena yogurt lumayan asam.
Maka Sahabatku sekalian, menurut Dr Regina Karim, Health Marketing Director dari Danone, disarankan untuk memilih yogurt yang :
Masa kedaluarsa kurang dari tiga bulan
Yogurt yang baik mengandung bakteri hidup. Bakteri inilah yang akan bekerja mengatasi masalah konstipasi. Lama hidup bakteri baik ini tidak lebih dari tiga bulan.
Pilihlah yogurt yang bukan produk UHT (Ultra-High Temperature).
Karena UHT merupakan produk yang dipanaskan, atau makanan yang melewati proses sterilisasi dengan suhu tinggi dalam jangka waktu tertentu. Produk UHT akan menyebabkan bakteri baik tersebut mati. Padahal, dibutuhkan bakteri hidup untuk mengatasi konstipasi.
Dan jangan juga pilih yogurt yang dibekukan, karena hanya akan sedikit bakteri baik yang masih berfungsi. Kepanasan dan kedinginan bisa menyebabkan bakteri baik itu mati dan Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari makan yogurt itu sendiri.
Wokkeh, sekian dulu cerita tentang makanan sehat yang tidak sehat kali ini. Kita akan berjumpa lagi dilain waktu dan kesempatan. Semoga bermanfaat yaa...
Stay tuned! *halah..*
0 komentar:
Posting Komentar